Skrining Fitokimia Metabolit Sekunder Alga Cokelat (Padina australis) dari Kepulauan Poteran Madura

  • Nani Wijayanti Dyah Nurrahman Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah
  • Giftania Wardani Sudjarwo Universitas Hang Tuah, Surabaya, Indonesia
  • Oki Nugraha Putra Universitas Hang Tuah, Surabaya, Indonesia

Abstract

Alga cokelat (Padina australis) merupakan tanaman laut yang sangat melimpah di perairan Indonesia terutama Pulau Madura. Alga cokelat dikenal sebagai penghasil senyawa bioaktif seperti alginate, karagenan, dan agar yang dapat dimanfaatkan dalam dunia kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining fitokimia metabolit sekunder yang terdapat dalam Padina australis. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol 96% Padina asutralis, HCl 2 N, NaCl, Pereaksi Mayer dan Wagner, NH4OH 28%, methanol, air, etil asetat, Pereaksi Dragendorf, asam asetat anhidrat, H2SO4, n-heksan, anisaldehid asam sulfat, HCl (p), potongan magnesium, butanol, asam asetat glacial, NaCl 10%, gelatine, kloroform, dan FeCl3. Metode penetapan metabolit sekunder dilakukan dengan reaksi warna/pengendapan dan kromatografi lapis tipis. di Fakultas Perikanan Universitas Airlangga Surabaya dan diperoleh hasil yang menyatakan bahwa alga coklat yang digunakan yaitu Padina australis. Skrinin fitokimia yang dilakukan pada sampel ekstrak etanol 96% Padina australis menunjukkan bahwa Padina australis mengandung metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, tannin, saponin.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 30, 2020
How to Cite
DYAH NURRAHMAN, Nani Wijayanti; SUDJARWO, Giftania Wardani; PUTRA, Oki Nugraha. Skrining Fitokimia Metabolit Sekunder Alga Cokelat (Padina australis) dari Kepulauan Poteran Madura. Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika (J-PhAM), [S.l.], v. 2, n. 2, p. 60-69, june 2020. ISSN 2684-7361. Available at: <http://jurnal.stikesrsanwarmedika.ac.id/index.php/jpcam/article/view/25>. Date accessed: 06 june 2026. doi: http://dx.doi.org/10.36932/jpcam.v2i2.25.